Stories

1.12.09

remaja lebih memilih teman daripada keluarga

Remaja adalah seseorang yang sedang mengalami masa peralihan dari fase anak-anak ke fase dewasa. Pada saat mengalami masa remaja, banyak sekali remaja yang mulai ingin tau tentang banyak hal dan mulai berani mencoba sesuatu yang baru namun sangat disayangkan apabila para remaja terjebak pada pergaulan yang tidak baik seperti lebih memilih teman dibandingkan keluarganya, mulai mencoba merokok bahkan narkoba, atau bermain hanya dengan komunitas atau kelompoknya. Hal ini akan menyebabkan terjadinya penyimpangan perilaku pada remaja.
Kebiasaan remaja lebih memilih teman daripada keluarga adalah remaja yang seringkali mulai melupakan keberadaan dan kehangat suasana keluarga karena lebih memilih untuk berkumpul dan bersenang-senang bersama teman-temannya. Faktor yang dapat menyebabkan terjadinya masalah ini adalah dari faktor keluarga dan faktor lingkungan. Faktor keluarga yang kurang harmonis dapat menyebabkan timbulnya keinginan remaja untuk bebas dari keluarga mereka, kejenuhan yang dirasakan karena tidak menariknya pola hidup keluarga merekadan bila bersama teman-teman kelompoknya mereka akan merasa seperti tidak ada lagi kekangan dari keluarganya dan mereka bisa bertingkah dengan bebasnya. Sedangkan faktor lingkungan dapat berupa ajakan dan keharusan dari teman-temannya agar selalu menghabiskan waktu bersama. Kebanyakan remaja merasa akan lebih terlihat “gaul” bila bersama teman-teman. Sebenernya hal itu sangat disayangkan karena bersama keluarga sebenarnya jauh lebih menyenangkan dan akan lebih aman untuk para remaja agar tidak terjadi penyimpangan perilaku.
Para remaja cenderung menyukai dengan pertemanan yang luas namun beberapa remaja tidak bisa membedakan antara pertemanan yang baik dan pertemanan yang tidak baik sehingga mereka dapat terjebak dalam penyimpangan perilaku maupun sosial. Maka dari itu, para remaja diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh siapapun terutama orang-orang asing atau orang yang baru dikenal karena kita harus mengetahui latar belakang dari orang itu terlebih dahulu agar dapat memutuskan apakah orang itu dapat membawa pengaruh baik kepada kita atau tidak. Bila orang itu ternyata membawa perilaku yang tidak baik, sebaiknya kita sebagai remaja harus pintar-pintar menjauh agar tidak terkena pengaruh buruk.
Peranan orang tua juga sangat diperlukan dalam pencegahan terjadinya masalah ini agar para remaja tidak merasa tertekan oleh peraturan atau masalah keluarga sehingga anak-anak akan lebih memilih lebih baik bersama keluarga daripada sama teman-teman. Dan kadangkala remaja sudah tidak mau dianggap seperti anak kecil sedangkan orang tuanya selalu memberikan berbagai macam peraturan, larangan dan hal-hal yang membuat para remaja merasa terkekang. Salah satu contohnya adalah tidak diperbolehkannya anak pergi bersama teman-teman di hari libur. Menurut kami, sesekali orang tua juga harus mengijinkan anaknya pergi bersama dengan teman-teman agar anak tersebut tidak memberontak. Terkadang bentuk pemberontakan anak apabila terlalu dikekang akan mendatangkan masalah tersendiri seperti masalah yang sedang kita bahas di karya tulis ini. Orang tua bisa membuat perjanjian dengan anak bila pergi bersama teman-teman dengan tidak pulang diatas jam 7 malam dan harus memberi kabar. Dengan begitu, kemungkinan akan terjadinya hal-hal yang menyimpang semakin kecil.