So, I found this post and suddenly.. Ya, you have to read this first.
Click here if you want to read more.
Akhirnya hari ini datang. Hari dimana aku menghujani kedua mataku dengan begitu deras dan keras, rasa sakitnya seperti mencekat dada dan tenggorokanku. Hari dimana kepalaku seperti ingin meledak; suara kecil dalam hatiku berteriak-teriak menyadarkan sepalsu apa aku sekarang. Ia meneriakkan rasa lelah yang ia tahan begitu lamanya.
Inilah yang aku benci tentang perasaan bodohku ini. Aku seperti diperbudak oleh diriku sendiri, aku perlahan berubah menjadi seseorang yang tidak kukenal. Semua hanya disebabkan karena aku yang terlalu larut dalam semua ini. Dan inilah yang terjadi apabila aku terlalu menyayangi seseorang. Aku akan berusaha sekuat tenaga utuk bertahan, entah dengan cara merubah diriku sendiri atau mencoba mengendalikan setiap situasi. Hasilnya? Selalu akan berujung seperti hari ini.
Aku tahu dia tahu. Aku tahu dia sadar betul akan perasaanku terhadapnya, bahkan mungkin aku tidak perlu membuktikannya, karena realita telah terpampang dengan jelas di depan mata. Aku sungguh tidak mengerti dengan situasiku sekarang ini, karena aku tidak punya kekuatan yang cukup untuk melawan, kemanakah perginya diriku yang dulu? Yang bisa pergi tanpa mengucapkan kata apapun, yang bisa bermain dengan fakta dan membela diri dengan penuh percaya diri? Ada dimana sosok perempuan itu? Aku ingin berkata padamu, aku telah berusaha semampuku, telah kuberikan yang terbaik, dan usaha itu dapat dengan jelas dilihat dan dirasakan oleh orang-orang yang berada di sekitar kita.
Aku tahu kamu menginginkan usaha dan hasil yang lebih dariku, tapi semua hal itu butuh proses dan tidak semuanya bisa dilakukan olehku; I have my own limits. Dan yang paling penting, kalaupun aku punya rasa sayang yang tidak perlu dipertanyakan lagi kepadamu, itu bukan berarti aku akan selamanya tunduk dan mengalah terhadap sekian argumen yang kamu buat. Dan tentu saja, akan ada suatu hari nanti dimana kita berdua sama-sama merasa paling benar dan tidak ada yang menginginkan untuk mundur dan mengalah. It almost happened today.
Aku tahu kamu menginginkan usaha dan hasil yang lebih dariku, tapi semua hal itu butuh proses dan tidak semuanya bisa dilakukan olehku; I have my own limits. Dan yang paling penting, kalaupun aku punya rasa sayang yang tidak perlu dipertanyakan lagi kepadamu, itu bukan berarti aku akan selamanya tunduk dan mengalah terhadap sekian argumen yang kamu buat. Dan tentu saja, akan ada suatu hari nanti dimana kita berdua sama-sama merasa paling benar dan tidak ada yang menginginkan untuk mundur dan mengalah. It almost happened today.
"But they don't know you like I do, or at least the sides I thought I knew."
- Adele (He Won't Go)