Well, hello there!
I'm ready to face my crazy schedule now, with the new me. Senior year thingy; motivation from people, "doain masuk Psikologi UI ya", unfinished exams, unfinished future-talk. Ugh..
Hmm.. Enough.
So, Thanks God for everything.
Saya teramat sangat bahagia saat ini. Terimakasih sudah menghadirkan orang itu kembali, seperti dulu, disaat yang tepat. Disaat saya memang butuh dukungan penuh dari orang itu. Sebenernya orang itu selalu ada tapi jauh dimata dan jauh dihati... Cheesy. Tapi seperti yang pernah saya baca disebuah novel; saking bahagianya yang saya rasakan, saya merasa takut untuk kehilangan dirinya yang seperti ini. And yup, that's true. Cukup sekali saja merasa benar-benar kehilangan orang itu. Gak mau lagi, tapi gak mungkin.
Akhir-akhir ini, saya sering pergi dengan orang itu. I know, another big mistake. But I can't lie, I'm totally happy and I enjoying every second. Sampai akhirnya kemarin sedikit menyinggung about wed-things. Cukup membuat tersentak dan semakin yakin akan kehilangan lagi. Nanti.
Sampai saat ini masih gak tau harus gimana.
Just hoping for the best.
